Menentukan jenjang karier sering kali bikin seseorang bingung, terutama kalau ini jadi kali pertama kamu mencari pekerjaan. Jumlah lowongan kerja yang tersedia saat ini memang masih jauh di bawah jumlah calon pekerja yang ingin mendapatkannya. Kamu sendiri mungkin dapat melihatnya saat mendatangi job fair yang selalu disesaki pelamar dari berbagai bidang.
Kekhawatiran juga kadang datang dari batas usia dan keterampilan yang kamu kuasai. Beberapa jenis pekerjaan hanya membutuhkan pelamar dari rentang usia tertentu, sementara jenis kemampuan yang diperlukan malah banyak. Kalau sudah begini, apakah masih ada peluang membangun karier yang kamu dambakan sejak lama?
Syukurnya, mendapatkan bantuan untuk menentukan karier sudah semudah menemukan lowongan kerja. Sebelumnya, kamu juga perlu mempelajari etika kerja dan hal-hal lain yang sepatutnya diantisipasi seperti yang dijelaskan berikut ini.
Evaluasi setiap wawancara kerja
Perjalanan menggapai pekerjaan impianmu mungkin mulus, tetapi juga bisa penuh liku. Salah satu hal yang paling sering dialami pelamar kerja adalah tidak mendapatkan panggilan wawancara setelah satu sesi atau tidak memperoleh tanggapan sama sekali. Jika kejadian tersebut sudah menimpamu berulang kali, ada baiknya kamu mengevaluasi terlebih dahulu wawancara yang kamu jalani. Ada kemungkinan kamu melakukan kesalahan saat menjawab pertanyaan atau berpakaian ke tempat interview.
Jangan terlalu idealis dan kaku
Menjadi idealis tidak sepenuhnya salah. Namun, saat terjun ke dunia kerja, idealisme yang kamu pegang mungkin akan berseberangan dengan visi-misi perusahaan atau pekerjaan yang akan dilakukan. Selain itu, bersikap kaku dan seakan-akan mengetahui semua hal bakal membuatmu dijauhi rekan-rekan kerja. Jadi, kalaupun seandainya kamu tetap ingin bersikap idealis, pastikan sifatnya tidak bertabrakan. Belajar juga untuk jadi sosok fleksibel dan terbuka pada pandangan-pandangan lain.
Tidak takut mengungkapkan gagasan
Biasanya pewawancara akan menilai kualitas pelamar dari pendapat atau opininya tentang topik tertentu. Sayangnya, tidak sedikit pelamar terutama dari pemula yang takut mengemukakan opini atau gagasan karena cemas pandangannya dianggap remeh. Padahal, perusahaan membutuhkan orang-orang yang berani mengutarakan isi pikirannya dengan tanggung jawab yang setara. Terlalu pendiam atau irit bicara hanya menjauhkanmu dari jenjang karier yang diinginkan.
Bandingkan beban kerja dengan gaji
Perhitungan sekali-kali boleh, kok, selama tepat dan sesuai. Salah satunya saat menimbang beban kerja dengan gaji yang akan kamu terima dari perusahaan. Sebagian pemula yang minim pengalaman kadang langsung mengambil posisi yang diincar tanpa memperhatikan apakah gajinya sudah sesuai kebutuhan mereka. Dalam hal ini, kamu pun perlu mengetahui UMR atau upah standar minimum sesuai daerah agar perhitungan tidak memelesat.
Baca teliti dan cermat kontrak kerjamu
Sebagai pengikat kesepakatan, perusahaan pastinya bakal mengajukan kontrak kerja pada calon pekerja yang memenuhi kriteria mereka. Akan tetapi, jangan senang dulu. Keberlangsungan kariermu tergantung pula pada kontrak kerja yang disodorkan. Baca kontrak tersebut secara cermat dan berkali-kali. Pastikan tidak ada poin yang merugikan atau kurang pasti. Pasalnya, kamu bakal kesulitan menuntut hak bila poin yang bersangkutan bermasalah.
Hindari malas dan menunda pekerjaan
Masa transisi setelah kuliah bertahun-tahun menuju dunia kerja tak dipungkiri cukup berat. Kamu bakal ‘dipaksa’ menghadapi kenyataan yang belum pernah dirasakan selama menjadi mahasiswa. Selain itu, adaptasi di kantor juga kadang tak semudah yang dibayangkan. Tidak sedikit pekerja dari kalangan fresh graduate yang cenderung malas-malasan dan menunda pekerjaan. Jika diteruskan, mustahil bagimu untuk mewujudkan karier yang sudah diimpikan sejak lama.
Rangkaian tips ini memang terdengar mudah, tetapi dalam praktiknya kamu mungkin bakal mengalami kendala dan ketidakcocokan. Disisi lain, hambatan-hambatan tersebut yang akan mengasahmu menjadi sosok yang lebih terampil dan cekatan. Nah, untuk mendongkrak motivasimu, artikel karier pada website ini bisa banget dijadikan sebagai pegangan. Selain tu kamu bisa kepoin nih instagram Glints. Disitu ada banyak hal seputar karir mulai dari tips sebelum memulai berkarir, skill apa saja yang harus dimiliki, bahkan kamu juga akan mendapatkan info lowongan kerja, mungkin aja ada yang cocok nih buat kamu.
Glints akan membantu kamu mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan. Nah, untuk mendapat pandangan karir agar perjalanan karirmu makin lancar simak tips yang ada di website ini. Namun ingat, jangan cuma sekadar dibaca. Pelajari dan sesuaikan dengan situasimu saat ini.
Itulah panduan singkat yang bisa diterapkan untuk membangun jenjang karier sejak usia muda. Semoga bermanfaat dan bisa membantumu mewujudkan hasil terbaik serta sepadan, ya!






Posting Komentar